Sunday, June 4, 2017

Evaluasi Akhir Semester Manajemen Proyek Perangkat Lunak

SISTEM INFORMASI SELEKSI BERSAMA MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI (SI - SBMPTN)


KERANGKA ACUAN KERJA





PERENCANAAN MANAJEMEN PROYEK PERANGKAT LUNAK




MONITORING KURVA S

Manajemen Biaya

Manajemen Biaya

Manajemen biaya adalah salah satu kegiatan yang penting dalam pengerjaan suatu proyek.
Tahapan manajemen biaya proyek suatu perang lunak ada 4, yaitu:

  1. Cost Planning
  2. Cost Estimating
  3. Cost Budgeting
  4. Cost Controlling
Kita akan membahas tahap kedua yaitu cost estimating atau perkiraan biaya. dalam memperkirakan biaya yang dibutuhkan dalam proyek perangkat lunak, terdapat beberapa teknik antara lain:
  • Top Down Estimate
  • Bottom Up Estimate
  • Biaya Satuan
  • Parametric Modelling
  • Analisis Dokumen Lelang Vendor
Teknik yang akan digunakan adalah Teknik Parametric Modelling, yaitu teknik mengestimasi biaya proyek memanfaatkan model matematik dimana parameter dapat dikuantifikasi dan ada informasi dasar untuk membuat model yang akurat. Contohnya, jumlah jam kerja, biaya bahan, dan lain-lain.

Berikut adalah contoh estimasi biaya proyek menggunakan Parametric Modelling:

Manajemen Waktu

Manajemen Waktu

Manajemen waktu proyek adalah tahapan mendefinisikan proses-proses yang perlu dilakukan selama proyek berlangsung berkaitan dengan penjaminan agar proyek dapat berjalan tepat waktu dengan tetap memperhatikan keterbatasan biaya serta penjagaan kualitas produk unik dari proyek.

Teknik Pengembangan yang digunakan yaitu: Teknik Protoyping. Dengan cara kerja sebagai berikut:
  1. Developer melakukan analisa terhadap kebutuhan stakeholder
  2. Membuat desain secara global yang digunakan sebagai contoh
  3. Pembuatan prototype untuk pengujian dan penyempurnaan setelah diberitahukan kepada stakeholder
  4. Evaluasi prototype sesuai persetujuan kebutuhan stakeholder
  5. Implementasi sistem
  6. Support dan Maintenance
MILESTONE
Milestone
Duration
Start
Finish
Sistem PPDB SMA Negeri 2 Bengkulu
59
3 April 2017
9 Juni 2017
Konsep
12
3 April 2017
14 April 2017
Mendefinisikan Kebutuhan
5
3 April 2017
7 April 2017
   Menghubungi stakeholder
1
3 April 2017
3 April 2017
   Mewawancarai stakeholder
1
4 April 2017
4 April 2017
   Menggali Informasi bisnis dan operasional
3
5 April 2017
7 April 2017
Analisis Kebutuhan
5
10 April 2017
14 April 2017
   Menganalisa Kebutuhan
2
10 April 2017
11 April 2017
   Menentukan Kebutuhan
1
12 April 2017
12 April 2017
   Konfirmasi kebutuhan sistem kepada stakeholder
1
12 April 2017
12 April 2017
   Membuat SKPL dan Project Charter
2
13 April 2017
14 April 2017
Pembuatan Protoype
12
17 April 2017
1 Mei 2017
Desain Sistem
5
17 April 2017
21 April 2017
   Perancangan Desain Sistem
3
17 April 2017
19 April 2017
   Perancangan DPPL
2
20 April 2017
21 April 2017
Evaluasi Protoype
7
24 April 2017
1 Mei 2017
   Membuat prototype dari system
5
24 April 2017
28 April 2017
   Menunjukkan hasil prototype
1
1 Mei 2017
1 Mei 2017
   Melakuan evaluasi terhadap Protoype
1
1 Mei 2017
1 Mei 2017
Implementasi Sistem
25
2 Mei 2017
26 Mei 2017
Implementasi sistem
11
2 Mei 2017
12 Mei 2017
Implementasi interface
5
15 Mei 2017
19 Mei 2017
Implementasi final
5
22 Mei 2017
26 Mei 2017
Testing
5
29 Mei 2017
2 Juni 2017
Pembuatan skenario uji coba
1
29 Mei 2017
29 Mei 2017
Testing sistem sesuai skenario
1
30 Mei 2017
30 Mei 2017
Perbaikan sistem
3
31 Mei 2017
2 Juni 2017
Launching
2
5 Juni 2017
6 Juni 2017
Support dan Maintenance
3
7 Juni 2017
9 Juni 2017